Crafts

Tabel Ketentuan

Description
Tabel ketentuan RDTR pz
Categories
Published
of 17
0
Categories
Published
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
    Sub Zona Sempadan Pantai (SP) Tujuan Penetapan :     Melindungi dan menjaga kelestarian fungsi dan segenap sumber daya di wilayah pesisir dan pulau -pulau kecil   Melindungi dan menjaga kehidupan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil dari ancaman bencana alam   Melindungi dan menjaga alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai   Melindungi dan menjaga alokasi ruang untuk saluran air dan limbah Kualitas Lokal Minimum :   Terlindungi dan terjaganya kelestarian fungsi dan segenap sumber daya di wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil   Terlindungi dan terjaganya kehidupan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil dari ancaman bencana alam   Terlindungi dan terjaganya alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai   Terlindungi dan terjaganya alokasi ruang untuk saluran air dan limbah Kegiatan dan Penggunaan Lahan : Diizinkan : Terbatas : Kegiatan perkantoran/pemerintahan (T3) Pos Keamanan, Sarana Pelayanan Umum (T3) Area bermain/ Play Ground   Bersyarat : Kegiatan Wisata dan Hiuburan (B1,B2, B3) Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Budidya, Minat Khusus, Sarana Pelayanan Umum (B2, B3) Lapangan Olahraga, Pemadam Kebakaran (B3) Fire Hydrant, Air Minum (B1, B3) WTP, Rumah Pompa, RTH (B2) Jalur Hijau dan Pulau Jalan Intensitas Pemanfaatan Ruang :   KDB Max 10%   KLB Max 0,1   Jumlah Lantai Max. 1   KDH Min 90% Tata Massa Bangunan :   Jumlah lantai maksimal 1   Garis Sempadan muka bangunan minimal setengah rumija   Garis Sempadan belakang bangunan minimal 1   Garis Sempadan samping bangunan minimal 1   Jarak bebas bangunan 3 meter Ketentuan Tambahan : - Zona Perlindungan Terhadap Kawasan Bawahannya, (Sub Zona Resapan Air (RA))   Tujuan Penetapan : Meresapkan air hujan sehingga dapat menjadi tempat pengisian air bumi (akuifer) yang berguna sebagai sumber Kualitas Lokal Minimum : Terserapnya Air Hujan Sehingga Menjadi Tempat Pengisian Air Bumi (Akuifer) Yang Berguna Sebagai Sumber Air Kegiatan dan Penggunaan Lahan : Diizinkan : Terbatas : Pos Keamanan (T3) Stadion (T2) Halte/Shelter (T2,T3) Bersyarat : Wisata Alam, Wisata Buatan, Wisata Budidya, Minat Khusus, Kebun Raya (B1,B2,B3), Fasilitas Olahraga, Lapangan Olahraga (B2,B3), TPS, Pengelolaan Limbah B3, Pengelolaan Sampah/Limbah, Daur Ulang (B1, B3), Pemadam Kebakaran (B3) Fire Hydrant, Air Minum (B3) WTP, Reservoar, Intake, Rumah Pompa, Embung, Komunikasi (B1) Pusat Transmisi/pemancar jaringan telekomunikasi, Energi (B1) Gardu Listrik, Pembangkit Listrik, RTH (B1, B2) Jalur Hijau dan Pulau Jalan, Taman Kota Intensitas Pemanfaatan Ruang :   KDB Max 10%   KLB Max 0,1   Jumlah Lantai Max. 1   KDH Min 90% Tata Massa Bangunan :   Jumlah lantai maksimal 1   Garis sempadan muka bangunan minimal 3   Garis sempadan belakang rumah minimal 3   Garis sempadan samping bangunan minimal 3   Jarak bebas bangunan 3 meter Ketentuan Tambahan:   Kegiatan dengan lahan terbangun yang sudah ada wajib menyediakan sumur resapan/biopori dan/atau situ/embung konservasi.   Kegiatan budidaya terbangun wajib menerapkan prinsip zero delta q, yaitu keharusan setiap bangunan tidak mengakibatkan bertambahnya debit air yang mengalir ke sistem saluran drainase atau sistem aliran sungai.    Sub Zona Sempadan Sungai (SS) Tujuan Penetapan :     Melindungi fungsi sungai agar tidak terganggu oleh aktivitas yang berkembang di sekitarnya   Melindungi kegiatan pemanfaatan dan upaya peningkatan nilai manfaat sumber daya yang ada di sungai agar dapat memberikan hasil secara optimal sekaligus menjaga kelestarian fungsi sungai   Membatasi daya rusak air sungai terhadap lingkungannya Kualitas Lokal Minimum :   Terlindunginya fungsi sungai agar tidak terganggu oleh aktivitas yang berkembang disekitarnya   Terlindunginya kegiatan pemanfaatan dan upaya peningkatan nilai manfaat sumber daya yang ada di sungai agar dapat memberikan hasil secara optimal sekaligus menjaga kelestarian fungsi sungai   Dibatasinya daya rusak air sungai terhadap lingkungannya Kegiatan dan Penggunaan Lahan : Diizinkan : Terbatas : Kegiatan Perkantoran/Pemerintahan (T3) Pos Keamanan, Fasilitas Olahraga (T2,T3) Area Bermain  / Playground  , Transportasi (T2,T3) Halte/Shelter Bersyarat : Pariwisata (B1,B2,B3) Wisata Alam Wisata Buatan, Wisata Budidya, Minat Khusus, Persampahan (B1, B3) Pengelolaan Limbah B3, Pemadam/Kebakaran (B3) Fire Hydrant,  Air Minum (B3) Rumah Pompa, Embung, RTH (B2) Jalur Hijau dan Pulau Jalan Intensitas Pemanfaatan Ruang :   KDB Max 10%   KLB Max 0,1   Jumlah Lantai Max. 1   KDH Min 90% Tata Massa Bangunan :   Jumlah lantai maksimal 1   Garis Sempadan muka bangunan minimal setengah rumija   Garis Sempadan belakang bangunan minimal 1   Garis Sempadan samping bangunan minimal 1   Jarak bebas bangunan 3 meter Sarana Prasarana Minimal : Infrastruktur : Jalur pejalan kaki ( sidewalk  ) Fasilitas: Tong Sampah, Container Sampah Utilitas:  RTH-2  (Taman Kota) Tujuan Penetapan : 1. Menyediakan Ruang Terbuka Hijau yang menjadi penghasil oksigen untuk kehidupan 2. Menyediakan Ruang Terbuka Publik sebagai tempat rekreasi skala kota Kualitas Lokal Minimum : 1. Adanya Kawasan Ruang Terbuka Hijau penghasil oksigen untuk kehidupan 2. Adanya Ruang Terbuka Publik sebagai tempat rekreasi skala kota Kegiatan dan Penggunaan Lahan : Diizinkan : RTH (I) Jalur Hijau dan Pulau Jalan, Taman Kota Terbatas : Perdagangan (T1, T3) Perdaganagn Sektor Informal, Kegiatan Perkantoran/Pemerintahan (T3), Fasilitas Olahraga (T3) Area bermain/  play ground  , Transportasi (T3) Halte/Shelther, Komunikasi (T3) Menara Telekomunikasi Bersyarat : Fasilitas Olahraga (B2, B3) Lapangan Olahraga, Pemadam Kebakaran (B3) Fire Hidrant, Energi (B1) Gardu Listrik, Intensitas Pemanfaatan Ruang :   KDB Max 10%   KLB Max 0,1   Jumlah Lantai Max. 1   KDH Min 90% Tata Massa Bangunan :   Jumlah lantai maksimal 1   Garis Sempadan muka bangunan minimal setengah rumija   Garis Sempadan belakang bangunan minimal 1   Garis Sempadan samping bangunan minimal 1   Jarak bebas bangunan 1 meter Sarana Prasarana Minimal : Infrastruktur : Jalur pejalan kaki ( sidewalk  ), Jogging track    Fasilitas: Tempat Sampah, Mushalla, MCK, Area Parkir Utilitas: Sumur Biopori dan Hidran disepanjang jalan inspeksi Pelaksanaan : Perizinan 1. Ijin Pemanfaatan Ruang, berupa taman bermain, Perdagangan sector informal, memerlukan IMB dan mendapat persetujuan BPLHD dan Dinas Tata Ruang 2. Ijin Pengembangan Usaha Outbound mendapat rekomendasi BPLHD, IMB, Ijin Operasional yang disahkan Bupati/Walikota Insentif dan Disinsentif Insentif Kompensasi (I2) untuk biaya pemeliharaan wilayah RTH-2. Disinsentif Kompensasi (D1) sebagai payung sanksi penggunaan lahan RTH-2 untuk fungsi budidaya dan Disinsentif Penetapan Status Tertentu (D3) sebagai payung kebijakan perlindungan wilayah RTH-2 (Taman Kota). Sanksi Sanksi diberikan bagi penggunaan lahan RTH-2 untuk fungsi budidaya, dimana dikenakan sanksi pembayaran biaya pemulihan lingkungan. Ketentuan Tambahan : - Ketentuan Khusus : - Standar Teknis : Standar Teknis untuk kegiatan Ruang Terbuka Hijau mengikuti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 5/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Pengaturan Zonasi : -  Sub Zona TPU  (RTH-7) Tujuan Penetapan :   Menyediakan ruang untuk tempat pemakaman umum   Menciptakan kawasan pengendalian air larian   Menyediakan area penciptaan iklim mikro dan pereduksi polutan di kawasan perkotaan Mendukung pelestarian dan perlindungan keanekaragaman hayati Kualitas Lokal Minimum :   Tersedianya ruang untuk tempat pemakaman umum   Tersedianya ruang untuk kawasan pengendalian air larian   Tersedianya area penciptaan iklim mikro dan pereduksi polutan di kawasan perkotaan   Tersedianya ruang untuk melestarikan dan melindungi keanekaragaman hayati Kegiatan dan Penggunaan Lahan : Diizinkan : RTH (I) Jalur Hijau dan Pulau Jalan, TPU Terbatas : Kegiatan Perdagangan Dan Jasa (T1,T2) Warung/Kios, Kegiatan Perkantoran/Pemerintahan (T2,T3) Pos Keamanan, Fasilitas Olahraga (T3) Area Bermain/ Play Ground  , Peribadatan (T2), Transportasi (T3) Lapangan Parkir, Halte/Shelther Bersyarat : Energi (B1) Gardu Listrik Intensitas Pemanfaatan Ruang :   KDB Max 10%   KLB Max 0,1   Jumlah Lantai Max. 1   KDH Min 95% Tata Massa Bangunan :   Jumlah lantai maksimal 1   Garis Sempadan muka bangunan minimal setengah rumija   Garis Sempadan belakang bangunan minimal 1   Garis Sempadan samping bangunan minimal 1   Jarak bebas bangunan 1 meter Ketentuan Tambahan : - Ketentuan Khusus : -  R-2  (Perumahan Kepadatan Tinggi) Tujuan Penetapan : Menyediakan Kawasan Hunian dengan Sub-Zona tingkat kepadatan 80 rumah/Ha, berbentuk perumahan vertical sedang maupun perumahan landed Kualitas Lokal Minimum : Tersedianya Kawasan Hunian sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian yang dilengkapi dengan prasarana dan sarana lingkungan Kegiatan dan Penggunaan Lahan : Diizinkan : Kegiatan Perumahan (I) Rumah Tunggal, Rumah Kopel, Rumah Deret, Rumah Susun Rendah (< 5 lantai), Rumah Susun Sedang (5 s.d 8 lantai), dan Rumah Adat, Jasa Lembaga Keuangan (I) ATM, Kegiatan Perkantoran/Pemerintahan (I) Pos Keamanan, Pemadam Kebakaran (I) Fire Hidrant, RTH (I) Jalur hijau dan pulau  jalan, Pekarangan Terbatas : Kegiatan Perumahan (T2) Rumah sewa/kost, panti, Perdagangan (T2, T3) Toko, Warung/Kios, Jasa Penyediaan Makanan dan Minuman (T1, T2) Pusat Jajan, Bakery, Catering/Jasa Boga, Jasa Lainnya (T1, T2) Salon, Travel dan pengiriman barang, Bengkel, Laundry, Kantor Bisnis dan Pemasaran Properti, Jasa Jahit Pakaian, Lembaga Bimbingan Belajar, Rental Kendaraan, Jasa Printing, Sablon, Periklanan, Cetak Foto, dll, Pergudangan, Jasa Hiburan (T2, T3) Bisnis lapangan olahraga, Panti pijat, Pendidikan (T2, T3) Playgroup/Pendidikan Anak Usia Dini, TK, SD/MI, Pondok Pesantren, Pendidikan Non Formal, Kesehatan (T3) Dokter umum, Dokter spesialis, Bidan, Klinik/poliklinik, Apotek, Fasilitas Olah Raga (T3) Area bermain/ Play Ground  , Peribadatan (T3), Sosial Budaya (T3) Gedung Pertemuan, Studi Keterampilan, Transportasi (T3) Halte/Shelther, Persampahan (T3) Pengolahan Sampah/Limbah, Daur Ulang, Pemadam Kebakaran (T3) Reservoar Pemadam Kebakaran, Air Minum (T3) Intake, Rumah Pompa, Komunikasi (T3) Iklan/reklame, Peruntukan Lainnya (T2, T3) Rumah toko (Ruko), Rumah Kantor (Rukan) Bersyarat : Perdagangan (B1, B2, B3) Mini Market, Jasa Penyediaan Makanan dan Minuman (B1, B2) Rumah Makan, Café, Kegiatan Perkantoran/Pemerintahan (B2) Kantor kecamatan, Kantor Kelurahan, Kantor Polisi, Pariwisata (B1, B2) Wisata Budaya, Minat Khusus, Kegiatan Industri (B2, B3) Industri Kecil, Pendidikan (B2, B3) SLTP/MTS, Kesehatan (B2, B3) Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Balai Pengobatan / Klinik / Poliklinik, Pos kesehatan, Posyandu, Fasilitas Olah Raga (B2, B3) Lapangan Olahraga, Gedung Olahraga, Sosial Budaya (B2) Museum, Air Minum (B1) Reservpar, Embung, Komunikasi (B1) Menara Telekomunikasi, Energi (B1) Gardu Listrik, RTH (B1, B2) TPU (Taman Pemakaman Umum) Intensitas Pemanfaatan Ruang :   KDB Max 80%   KLB Max 2,4   Jumlah Lantai Max. 3   KDH Min 10% Tata Massa Bangunan :   Jumlah lantai maksimal 8   Garis Sempadan muka bangunan minimal Bangunan yang menghadap jalan ditetapkan ½ + 1 dari lebar ruang   Garis Sempadan belakang bangunan minimal 1,5   Garis Sempadan samping bangunan minimal 1,5   Jarak bebas bangunan 1,5 meter Sarana Prasarana Minimal : Infrastruktur : Jalan Lingkungan, TPS, RTH,Sarana Kesehatan, Pendidikan, Olahraga, dan Peribadatan, Sarana Transportasi Kota, Tempat Sampah Fasilitas: Jaringan Air Bersih, Listrik,Telekomunikasi, Gas, Drainase Utilitas: Menggunakan saluran terbuka,menyediakan tangki septik individual,IPAL Domestik, Lampu Penerangan Jalan, Hidran Perizinan 1) Izin Lingkungan (UKL/UPL/AMDAL) Kelas B, untuk kawasan perumahan kepadatan tinggi dengan luas lahan lebih dari 5000m2; 2) Ijin Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), untuk kawasan perumahan (pemukiman) yang menyebabkan bangkitan lalu lintas tinggi; 3) IMB; 4) Kegiatan yang melampaui ketentuan koefisien lantai bangunan, melalui Persetujuan Prinsip Pelampauan Insentif dan Disinsentif Insentif Penyediaan Sarana Prasarana (I1) untuk penyediaan sarana prasarana perumahan kepadatan tinggi. Sanksi 1) Sanksi bagi pelanggar ketentuan intensitas dan tata massa bangunan perumahan, akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yaitu sanksi administratif dan sanksi pidana. 2) Sanksi Administratif yaitu untuk pelanggaran terhadap perubahan ketentuan tata masa bangunan dan perubahan ketentuan prasarana minimal. Meliputi: peringatan tertulis, penghentian
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x