Memoirs

ENERGI ELEKTRIK IMAGE PROCESSING ON OPTICAL CHARACTER RECOGNITION USING BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK (BPN) PENDISTRIBUSIAN BERAS MISKIN MENGGUNAKAN FUZZY MADM MODEL YAGER (STUDI KASUS: BULOG ACEH UTARA

Description
ENERGI ELEKTRIK IMAGE PROCESSING ON OPTICAL CHARACTER RECOGNITION USING BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK (BPN) PENDISTRIBUSIAN BERAS MISKIN MENGGUNAKAN FUZZY MADM MODEL YAGER (STUDI KASUS: BULOG ACEH UTARA
Categories
Published
of 48
9
Categories
Published
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Similar Documents
Share
Transcript
  Jurnal ENERGIELEKTRIK Penerbit : Jurusan Teknik ElektroFakultas TeknikUniversitas Malikussaleh Jl. BatamKampus Bukit Indah, Lhokseumawe Volume 4 Nomor 1 April 2015 PENGOLAHAN LIMBAH KANTONG PLASTIK JENIS KRESEK MENJADI BAHAN BAKAR MENGGUNAKAN PROSES PIROLISIS Nasrun, Eddy Kurniawan, Inggit Sari    IMAGE PROCESSING ON OPTICAL CHARACTER RECOGNITION USINGBACKPROPAGATION NEURAL NETWORK (BPN) Rahmad Syah, Muhd. Iqbal    ANALISA SUSUT DAYA PADA SALURAN DISTRIBUSI PRIMER ANTARA GARDU HUBUNG CUNDA DENGAN GARDU HUBUNG HAGU Badriana   SISTEM PENGENALAN BENTUK WAJAH PADA VIDEO MENGGUNAKANTEMPLATE MATCHING, CITY BLOCK DISTANCE DAN ANGULAR SEPARATION  Andik Bintoro, sayed Fachrurrazi    AUTHENTIKASI RADIUS SERVER MENGGUNAKAN MIKROTIK Rasudin TECHNOLOGI SMS GATEWAY BERBASIS MIKROKONTROLER SISTEM PENGINGAT UJIAN SISWA SMA LHOKSEUMAWE Muhammad Sadli, Eva Darnila SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN KILANG PADI PADA PENDISTRIBUSIAN BERAS MISKIN MENGGUNAKAN FUZZY MADM MODEL YAGER (STUDI KASUS: BULOG ACEH UTARA) Sayed Fachrurrazi  ISSN 2303 - 1360   Jurusan Teknik ElektroFakultas TeknikUniversitas Malikussaleh  JURNAL ENERGI ELEKTRIK ISSN : 2303 - 1360 Jurnal Energi Elektrik   mempublikasikan hasil penelitian ilmiah dibidang energi, sistem tenaga listrik dan komputer, baik penelitian dasar, perancangan, pengembangan dan studi mengnenai pengembangan bidang energi. Jurnal energi ini akan terbit secara berkala 2 kali dalam satu tahun (Oktober dan April) Penanggung Jawab: Ketua Jurusan Teknik Elektro Pemimpin Redaksi Salahuddin, S.T., M.T. Anggota Redaksi  Asri, S.T., M.T Maryana, S.Si., M.Si. Penyunting Ahli  Asran, S.T., M.T. Muhammad Ikhwanus, S.T., M.Eng. Ezwarsyah, S.T., M.T. Redaksi Pelaksana Sufriani, S.P.  Abdul Hadi, S.T. Penerbit Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh Jl. Batam, Kampus Bukit Indah Lhokseumawe Pengantar DEWAN REDAKSI  DAFTAR ISI PENGOLAHAN LIMBAH KANTONG PLASTIK JENIS KRESEK MENJADI BAHAN BAKAR MENGGUNAKAN PROSES PIROLISIS  1 Nasrun, Eddy Kurniawan, Inggit Sari IMAGE PROCESSING ON OPTICAL CHARACTER RECOGNITION USING BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK (BPN) 6 Rahmad Syah, Muhd. Iqbal ANALISA SUSUT DAYA PADA SALURAN DISTRIBUSI PRIMER ANTARA GARDU HUBUNG CUNDA DENGAN GARDU HUBUNG HAGU 10 Badriana SISTEM PENGENALAN BENTUK WAJAH PADA VIDEO MENGGUNAKAN TEMPLATE MATCHING, CITY BLOCK DISTANCE DAN ANGULAR SEPARATION 19    Andik Bintoro, sayed Fachrurrazi AUTHENTIKASI RADIUS SERVER MENGGUNAKAN MIKROTIK 27   Rasudin TECHNOLOGI SMS GATEWAY BERBASIS MIKROKONTROLER SISTEM PENGINGAT UJIAN SISWA SMA LHOKSEUMAWE 32 Muhammad Sadli   , Eva Darnila   SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN KILANG PADI PADA PENDISTRIBUSIAN BERAS MISKIN MENGGUNAKAN FUZZY MADM MODEL YAGER (STUDI KASUS: BULOG ACEH UTARA) 38   Sayed Fachrurrazi   Jurnal Energi Elektrik   Volume IV Nomor 1 Tahun 2015 1 ISSN 2303 - 1360   PENGOLAHAN LIMBAH KANTONG PLASTIK JENIS KRESEK MENJADI BAHAN BAKAR MENGGUNAKAN PROSES PIROLISIS Nasrun, Eddy Kurniawan, Inggit Sari  Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malilkussaleh  Kampus Bukit Indah, Muara Satu, Lhokseumawe, 24352 E-mail :   ediekur@gmail.com    Abstrak   —   Pirolisis adalah dekomposisi kimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau reagen kimia lainya dimana material mentah akan mengalami pemecahan stuktur kimia menjadi fase gas. Setelah minyak didistilasi analisa meliputi nilai kalor pembakaran, titik nyala (flash point), kadar abu, kadar air dan analisa komposisi. Nilai kalor pembakaran didapat sebesar 10.541,75 Kcal/Kg. Titik nyala (flash point) tetinggi pada suhu 260 o C dimenit ke 15 diperoleh sebesar 63,9 o C pada titik nyala terendah didapat pada suhu 300 o C dimenit ke 60 diperoleh sebesar 57,5 o C. Kadar abu tertinggi diperoleh pada suhu 300 o C dimenit ke 60 yaitu 0,26% dan kadar abu paling sedikit diperoleh pada suhu 260 0 C dimenit ke 15 yaitu 0,01 %. Kadar air terbaik diperoleh pada suhu 300 o C dimenit ke 60 yaitu 0,01%. Hasil pengujian analisa komposisi menunjukkan persentase terbanyak adalah C 12 H 24  yaitu sebesar 41,9 %. Dari semua variable yang dipelajari suhu memberikan pangaruh yang paling nyata. Konstanta kecepatan reaksi dipengaruhi oleh suhu sesuai dengan persamaan Arrhenius, dengan nilai aktivasi energi 10.106,77 kj/mol.   Keywords  —    Pirolisis, nilai kalor, titik nyala, kadar abu, kadar air, analisa komposisi, dan energi aktivasi.   I.   PENDAHULUAN   Tidak dipungkiri memang kantong plastik jenis kresek telah menjadi bagian hidup manusia dan sulit untuk dipisahkan. Diperkirakan setiap orang menghabiskan 170 kantong plastik setiap tahunnya dan sekitar 500 miliar hingga satu triliun kantong plastik digunakan di seluruh dunia. Serta lebih dari 17 miliar kantong plastik dibagikan secara gratis oleh supermarket di seluruh dunia untuk setiap tahunnya. Bahkan, jika dibentangkan semua kantong plastik yang ada di bumi ini bisa membungkus seluruh permukaan  bumi hingga 10 kali lipat. Plastik merupakan material yang sangat akrab dalam kehidupan manusia dan sudah dianggap sebagai bahan pokok kebutuhan rumah tangga ataupun domestik sehingga keberadaan sampah plastik semakin meningkat. Pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak merupakan salah satu pengembangan dari ilmu  pengetahuan yang memberikan manfaat positif untuk mengatasi masalah lingkungan, meningkatkan taraf hidup orang banyak, juga menjadi tawaran solusi mencari bahan  bakar alternatif. Konversi yang dihasilkan dari proses ini mencapai 60% bahkan lebih, tergantung dari bahan plastik yang digunakan dan dengan penambahan zat kimia lain (Hakim, 2012). Plastik juga merupakan bahan anorganik  buatan yang tersusun dari bahan-bahan kimia yang cukup  berbahaya bagi lingkungan. Sampah plastik sangatlah sulit untuk diuraikan secara alami, untuk menguraikan sampah  plastik membutuhkan kurang lebih 80 tahun agar dapat terdegradasi secara sempurna. Oleh karena itu penggunaan bahan plastik dapat dikatakan tidak bersahabat ataupun konservatif bagi lingkungan apabila digunakan tanpa menggunakan batasan tertentu, sedangkan di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kita yang berada di Indonesia, penggunaan  bahan kantong plastik jenis kresek ditemukan pada seluruh aktivitas hidup kita (Syafitri, 2001). Berbeda halnya dengan limbah organik, keberadaan sampah kantong plastik jenis kresek dalam tanah tidak dapat diuraikan secara alami sehingga menimbulkan ancaman yang serius terhadap lingkungan. Saat ini jumlah sampah yang terdata tiap harinya yang masuk di Kota Lhokseumawe sekitar 243 m 3 /hari   yang terbuang sia-sia (Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Lhokseumawe, 2013). Pada penelitian ini akan mempelajari pengaruh suhu dan waktu pada proses pirolisis dengan menentukan kondisi optimum dalam proses pirolisis limbah kantong plastik jenis kresek. Landasan Teori Bahan Bakar Minyak Bahan bakar juga merupakan bahan yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi untuk menghasilkan kerja mekanik secara terkendali. Dengan kata lainadalah zat yang menghasilkan energi, terutama panas yang dapat digunakan. Ditinjau dari sudut teknis dan ekonomis, bahan  bakar diartikan sebagai bahan yang apabila dibakar dapat meneruskan proses pembakaran tersebut dengan sendirinya, disertai dengan pengeluaran kalor (Puspita, 2013).   Jurnal Energi Elektrik   Volume IV Nomor 1 Tahun 2015 2 ISSN 2303 - 1360   Adapun jenis-jenis dari bahan bakar minyak diantaranya adalah sebagai berikut: a. Bensin Bensin adalah hidrokarbon berantai pendek antara C4-C10 yang biasa digunakan untuk bahan bakar kendaraan  bermotor yang berbentuk cairan bening, agak kekuning-kuningan, dan berasal dari pengolahan minyak bumi yang sebagian besar digunakan sebagai bahan bakar di mesin  pembakaran dalam. Bensin juga dapat digunakan sebagai  pelarut, terutama karena kemampuannya yang dapat melarutkan cat. Sebagian besar bensin tersusun dari hidrokarbon alifatik yang diperkaya dengan iso-oktana atau  benzena untuk menaikkan nilai oktan.  b. Solar Solar adalah fraksi dari pemanasan minyak bumi antara 250-340°C yang mempunyai panjang hidrokarbon antara C 16 -C 20 . Solar banyak digunakan sebagai bahan bakar kendaraan yang menggunakan mesin diesel. Pada umumnya solar akan banyak mengandung belerang karena dibandingkan dengan bensin solar memiliki titik didih yang lebih tinggi. Kualitas dari solar ditentukan dengan bilangan setana, yaitu tingkat kemudahan minyak solar untuk menyala atau terbakar di dalam mesin diesel. c. Minyak tanah Minyak tanah atau kerosene adalah cairan hidrokarbon yang tak berwarna dan mudah terbakar yang diperoleh dengan cara distilasi fraksional dari petroleum pada 150°C dan 275°C dan mempunyai rantai karbon dari C 11  sampai C 15 . Biasanya, minyak tanah di distilasi langsung dari minyak mentah membutuhkan perawatan khusus, dalam sebuah unit Merox atau hidrotreater, untuk mengurangi kadar belerang dan pengaratannya. Minyak tanah dapat juga diproduksi oleh hidrocracker, yang digunakan untuk memperbaiki kualitas bagian dari minyak mentah yang akan  bagus untuk bahan bakar minyak. d. Premium Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat  berwarna kekuningan yang jernih. Premium merupakan BBM untuk kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia. Premium di Indonesia dipasarkan oleh Pertamina dengan harga yang relatif murah karena memperoleh subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Premium merupakan BBM dengan oktan atau  Research Octane Number   (RON) terendah di antara BBM untuk kendaraan bermotor lainnya, yakni hanya 88. Pada umumnya, Premium digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti: mobil, sepeda motor, motor tempel, dan lain-lain. Bahan bakar ini sering  juga disebut motor  gasoline  atau  petrol  . Kantong Plastik Jenis Kresek Kantong plastik jenis kresek dan kemasan plastik lainnya merupakan alat pengemas   yang paling banyak dipergunakan karena murah, praktis dan mudah didapat. Plastik adalah istilah umum bagi polimer, yaitu material yang terdiri dari rantai panjang karbon dan elemen-elemen lain (oksigen, nitrogen, klorin atau belerang) yang mudah dibuat menjadi  berbagai bentuk dan ukuran. Bahan pembuat plastik pada mulanya adalah minyak dan gas sebagai sumber alami, tetapi di dalam perkembangannya bahan-bahan ini digantikan dengan bahan sintesis sehingga dapat diperoleh sifat-sifat plastik yang diinginkan. Proses Pengolahan Sampah Plastik Proses pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar meliputi beberapa proses, diantaranya : 1. Pirolisis adalah dekomposisi kimia bahan organik melalui proses pemanasan tanpa atau sedikit oksigen atau reagen kimia lainya dimana material mentah akan mengalami pemecahan stuktur kimia menjadi fase gas. Teknik seperti ini mampu menghasilkan gas  pembakaran yang berguna dan aman bagi lingkungan Proses pirolisis ini akan memecah hidrokarbon rantai karbon panjang dari polimer plastik menjadi rantai hidrokarbon berantai pendek, selanjutnya molekul-molekul ini didinginkan menjadi fase cair. 2. Distilasi adalah pemisahan campuran dalam suatu larutan berdasarkan perbedaan titik didih. Rodiansono dkk., (2007) melakukan perengkahan sampah plastik jenis polipropilena dari kemasan air mineral dalam reaktor pirolisis terbuat dari  stainless steel  , dilakukan  pada temperatur 475 0 C dengan dialiri gas nitrogen (100 ml/menit). Sebagai contoh, proses pirolisis plastik jenis  polietilen ditunjukkan pada gambar 1 skema reaksi di  bawah ini: Kalor Polimer Monomer-monomer Polietilen Alkana Alkena Alkuna (-CH 2 -CH 2 -) C n H 2n+2 + C n H 2n  + C n H 2n-2  + others  + residu Gambar 1. Skema sederhana reaksi pirolisis plastik   II.   METODOLOGI Tahap pembuatan ialah proses produksi bahan bakar yaitu dari limbah kantong plastik jenis kresek dengan menggunakan metode pirolisis dan tahap analisis adalah tahap menganalisa nilai kalor, titik nyala (  flash point  ), kadar abu, kadar air dan analisa komposisi yang terkandung dalam  produk bahan bakar. Berat sampel 500 gram dan ukuran 1-2 cm 2 . Suhu  pirolisis: 260 0 C, 270 0 C, 280 0 C, 290 0 C dan 300 0 C dan waktu  pirolisis :0, 15, 30, 45, 60 menit. Setelah bahan bakar yang diperoleh diambil untuk dianalisa nilar kalor, titik nyala (flash point), kadar abu, kadar air dan analisa komposisi.
Search
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x